13 tahun yang lalu kita berjumpa, kita jatuh cinta..
7 tahun yang lalu kita planning untuk menikah, membentuk keluarga bahagia,
sakinah, mawaddah, warrahmah..
kita siapkan rumah mungil dan kendaraan
kita persiapkan dua nama untuk anak kita,
laki-laki dan perempuan,
seolah kitalah penentu kehidupan...
3 bulan sebelum menikah, engkau mulai berubah
membagi hatimu pada yang lain
mencampakkan cinta yang telah kutanamkam
bertahun sejak awal kita bersua
dan aku terkapar penuh luka
disekujur jiwa...
6 tahun yang lalu,
malam bergerimis menyamarkan air mata yang turun dipipiku
saat kita memutuskan membatalkan pernikahan,
tepat satu minggu sebelum tanggal yang telah ditetapkan
hati ku kuat-kan, untuk mengatakan perpisahan
dan aku melangkah menyeret hatiku yang rengkah, jiwaku yang lelah
membawa kecupan terakhir yang kau jatuhkan di keningku,
lalu kutinggalkan kau terdiam ditengah hujan, menatapku berkaca
diujung jalan aku menoleh, memandang bayangmu dikejauhan
kuucapkan pelan: selamat tinggal sayang...meski kau hancurkan hatiku, aku mencintaimu hingga tak terhitung waktu..
dan...
tadi pagi, disini,
tersiram mentari,
kurasakan jantungku berdentum dibelakang punggung kekar suamiku,
karena disana, kau tersenyum memandangku, dibelakang punggung kecil putrimu...
adakah kini kita berdua bahagia...???
Untuk seseorang, yang namanya tak bisa kuhapuskan
dari hatiku terdalam
Note: minjam gambar dari sini