Kata “batik” berasal dari gabungan dua kata dalam bahasa Jawa, yaitu “amBa” yang berarti “menulis” dan “tiTik” yang bermakna “titik”.
Batik adalah salah satu cara (teknik) dalam pembuatan
bahan pakaian, dalam hal ini yaitu teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam
untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Malam (wax - English) adalah semacam lilin yang diperoleh dari ekskresi tumbuh-tumbuhan, berupa damar atau resin. Pada tumbuhan, malam berasal dari hasil metabolisme sekunder yang dikeluarkan oleh pembuluh resin. Pada hewani, malam berasal dari sarang tawon dan lebah (ah, jadi terkenang Ibu Erni-guru biologi ku di SMA dulu..hiks..). Dan fungsi malam dalam proses membatik adalah untuk menutupi bagian kain yang tidak ingin ikut terwarnai dalam pencelupan.