Rabu, 20 Juli 2011

Makanan Sehat yang Tidak Sehat

Seperti yang sudah kau tau, Temans, selain olahraga makanan sehat sangat mempengaruhi kondisi tubuh kita. Jika kita memiliki pola makan yang baik, bisa dipastikan tubuhpun pasti dalam kondisi baik dan prima. Karena kesehatan dipengaruhi oleh pola makan dan makanan sehat jelas mempengaruhi kualitas hidup.

Karena perkembangan jaman dan padatnya kegiatan, maka sudah menjadi gaya hidup para urban untuk selalu memilih menyantap makanan yang cepat saji di restoran. Tetapi makan di restoran cepat saji setiap hari akan berakibat buruk pada ketebalan dompet kita, Teman. Apalagi bagi orang fakir seperti saya, ehem! (sekalian curhat).

Bahwa pola makan yang buruk menjadi salah satu penyebab berbagai penyakit berbahaya seperti Obesitas, Hipertensi, Kolesterol, Diabetes, Jantung dan masih banyak penyakit lainnya, itu sudah kita ketahui bersama. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan akan ada lebih dari 20 juta penderita Diabetes pada tahun 2030 nanti (semoga disitu tidak termasuk saya, kamu dan keluarga kita). Di samping itu, ada sebanyak 6 juta wanita Indonesia menderita Obesitas (semoga disini saya, kamu dan keluarga kita juga tidak ada). Fakta lain yang lebih mengkhawatirkan, penyakit Jantung disinyalir menjadi pembunuh nomor satu di dunia (aku ingin mati baik-baik saja, ketika sedang sujud dalam tahajud kalo bisa dan nggak perlu ngerepotin keluarga).

Taukah engkau apa sebabnya? Pola makan yang buruk alias tidak memakan makanan sehat. (Sungguh, dalam hati kubertanya-tanya, sudahkah aku menyantap makanan sehat selama ini?)

Tapi jangan kaget, ada makanan sehat yang tidak sehat karena bisa bikin gemuk dan nambahi penyakit lain lho! Ada makanan yang memiliki manfaat baik untuk kesehatan tapi tetap berpotensi membuat dikau makan lebih banyak. Mau tau?
Ini dia:

1. Soda diet.

Alhamdulillah, puji syukur ku panjatkan ke hadirat Allah, karena aku tidak perlu diet-dietan salah kaprah. Berbulu tapi jarang, dari dulu hingga sekarang, berat badanku selalu berkisar dari 45 ke 48 kg saja. Hingga aku nggak perlu minum soda diet segala macam.

Soda diet dapat menghilangkan konsumsi kalori cair dalam jangka pendek, tetapi untuk jangka panjang akan menyebabkan dikau ingin makan berlebih. Sebuah studi yang dilakukan Universitas of Texas, dimana aku tidak tercatat sebagai mahasiswinya, dari setiap kaleng yang dikonsumsi mengandung resiko seseorang akan memiliki peningkatan berat badan berlebih hingga 41% dan studi lain yang dilakukan universitas lain mengungkapkan lebih tinggi 61% beresiko dihajar penyakit jantung.

Takut? Maka lupakanlah si soda, perbanyak minum air putih. Bosan? Beri sedikit perasan jeruk lemon sebagai penambah rasa. Top? Gw gitu loh.... :mj

2. Pemanis buatan.

Dikau pasti tau, kebanyakan gula sangat tidak bagus untuk kesehatan tubuh. Karena itulah, beberapa teman kita ingin menggantinya dengan pemanis buatan, bukan? Pemanis buatan memiliki kalori lebih rendah dibanding gula. Namun para peneliti (bukan gw, sumpah!) menemukan, manisnya pemanis buatan mengakibatkan seseorang terdorong untuk memakan lebih banyak makanan manis lain.

Kenapa? Karena seperti si soda diatas, pemanis buatan "menipu" tubuh dan membuatnya berfikir sudah mendapatkan asupan kalori. Ketika tubuh kemudian menyadari tidak mendapat asupan kalori yang cukup, maka tubuh mencari sumber kalori yang lain. Gemuk lagi deh...

So, gimana solusinya? Pakai madu murni, dia adalah pemanis alami dengan kalori yang lebih bersahabat :)

3. Sereal dengan serat tinggi.

Sereal yang mengklaim mempunyai serat yang tinggi terindikasi juga mengandung gula berlebih yang berasal dari berbagai sumber. Bayangkan jika tubuh kita berhasil dilangsingkan oleh sereal tapi terancam serangan diabetes type 2 karena si sereal disertai banyak gula yang berkontribusi menambahi kadar gula dalam darah kita.

Gimana, dong? Ketika membeli sereal, periksa labelnya: jika ada corn syrup, gula putih atau brown sugar, madu dan gula tebu, batalkan! Mending beli DVD bajakan..oooppss! Karena selaindari yang tertulis disitu, gula juga dapat berasal dari buah-buahan kering yang ada salam kemasan. Nah loh!

4. Frozen yogurt.

Nenek-nenek kekar mantan pegulat juga tau kalo yogurt itu bagus untuk usus, membantu kelancaran pencernaan karena mengandung prebiotik alias mikroflora alias bakteri baik dan bagus untuk kekebalan tubuh. Banyak yang mengira yogurt bisa melangsingkan tubuh. Anda juga? Padahal, menurut Marudut, ahli gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia, pada dasarnya yogurt tidak bisa melangsingkan. "Itu hanya sugesti saja. Karena pencernaan lebih lancar, jadi terasa lemaknya terbuang," katanya. Ow..ow...

Karena banyak jenis yogurt, mari kita bahas frozen yogurt saja. Kubaca di Kompas Female, dari manfaat yang kusebutkan tadi, bukan berarti produk ini mempunyai manfaat serupa. Frozen yogurt tidak mengandung bakteri baik untuk kesehatan usus bahkan beliau ini mengandung lemak dan kalori yang sama dengan es krim.

Jadi? Minumlah yogurt murni yang memiliki kandungan baik untuk usus!

Yogurt murni bagus untuk diet dan aman dikonsumsi setiap hari. Konsumsilah yogurt dua kali sehari saat sarapan (dengan topping buah) dan makan malam sebanyak 200 mg per sekali makan. Boleh juga sebagai cemilan dengan takaran yang sama. Tetapi bagi yang menderita maag akut, tidak disarankan untuk menyantap yogurt saat sarapan karena yogurt lumayan asam. 

Maka Sahabatku sekalian, menurut Dr Regina Karim, Health Marketing Director dari Danone, disarankan untuk memilih yogurt yang :

Masa kedaluarsa kurang dari tiga bulan
Yogurt yang baik mengandung bakteri hidup. Bakteri inilah yang akan bekerja mengatasi masalah konstipasi. Lama hidup bakteri baik ini tidak lebih dari tiga bulan.
 
Pilihlah yogurt yang bukan produk UHT (Ultra-High Temperature).
Karena UHT merupakan produk yang dipanaskan, atau makanan yang melewati proses sterilisasi dengan suhu tinggi dalam jangka waktu tertentu. Produk UHT akan menyebabkan bakteri baik tersebut mati. Padahal, dibutuhkan bakteri hidup untuk mengatasi konstipasi.

Dan jangan juga pilih yogurt yang dibekukan, karena hanya akan sedikit bakteri baik yang masih berfungsi. Kepanasan dan kedinginan bisa menyebabkan bakteri baik itu mati dan Anda tidak akan mendapatkan manfaat dari makan yogurt itu sendiri.

Wokkeh, sekian dulu cerita tentang makanan sehat yang tidak sehat kali ini. Kita akan berjumpa lagi dilain waktu dan kesempatan. Semoga bermanfaat yaa...

Stay tuned! *halah..*


Artikel ini diikutsertakan dalam kontes ADUK di blogcamp milik Pakdhe Cholik edisi Rabu 20 July 2011.

Sumber : Kompas Female

40 komentar:

  1. betulll..betull..betulll... salam kenal yaa...

    BalasHapus
  2. Makanan sehat kalo over jadi ngak sehat...


    Suksess selalu

    SAlam kompak Blogger indonesia

    BalasHapus
  3. semua tergantung kebutuhan,,, tapi baru denger mbak soda diet, kalo pemanis buatan pernah, cuman dalam diet pemanis buatan ini hanya digunakan untuk memaniskan pembakar kalori yang sangat pahit, contohnya kopi brazil... jadi bukan untuk konsumsi yang sangat-sangat rutin...

    Semoga sukses dengan kontesnya...

    BalasHapus
  4. soda diet dan pemanis buatan mengandung kalori yang sangat tinggi, jauh melebihi sepiring nasi yang biasa terhidang di meja makan kita. apabila kita mengkonsumsinya, akan ditimbun di tubuh dan berefek jangka panjang.
    mari menjaga kesehatan kita dgn menghindari soda diet dan yg manis2 lainnya.
    salam.

    BalasHapus
  5. Wah, makasih infonya Mba...maklumlah selama ini kebiasaan Bang Pendi, apa yang ada didepan mata langsung embat, apalagi yang jarang2 ketemu...hehe

    BalasHapus
  6. Sepertinya akan dapat resep makanan sehat dari pak dhe nih Kak,,hehehe

    Sukses deh dengan ADUK nya,,semoga menang ya Kak

    BalasHapus
  7. Sepertinya akan menjadi satu dari sekian pemenang mba Dew...top markotop tulisannya *jempoll* :party

    BalasHapus
  8. makanlah yang sewajarnya aja... :D

    lengkap bener ulasannya bu,, menang lagi nih nanti..
    salam kenal juga bu dari saya,

    BalasHapus
  9. @ Bunda Kanaya:
    Salam kenal kembali, Bund.

    @ riez:
    Semua yang berlebihan nggak bagus ya, Riez

    @ Blog Keluarga:
    Gitu ya?
    Kalo bos saya setiap hari pake pemanis buatan yang sachetan itu tuh, untuk minum teh... Gak mau pake gula biasa. Mungkin pemanis buatan versi kita beda ya?

    @ mikhael:
    Setuju!
    Nggak perlu makan yang manis2, kita kan udah manis... *iklan*

    @ Bang Pendi:
    Berarti Bang PEndi pemakan segala, dong.. :O

    Nah, kita kan jarang ketemu nih, Bang. Ntar kalo ketemu jangan ngembat aku ya..hahaha...

    @ Sofyan:
    Amiiinnn...
    Makasih, Sof!

    BalasHapus
  10. Terima kasih atas berbagi informasinya, mbak..
    nice posting..

    BalasHapus
  11. sudah saya duga, ini buat kontes. semoga menang.. :)

    BalasHapus
  12. hi..hi... artikel serius bisa juga dibecandain ..top deh.., semoga beruntung mbak

    BalasHapus
  13. @ Orin:
    Ah, Orin bisa aja... :$

    @ Mabruri:
    Betul.
    Amiin...
    Salam kenal, Mab!

    @ Firdaus:
    Sama-sama. Makasih udah berkunjung...

    BalasHapus
  14. @ Nuel:
    Kok tau? Nuel dukun ya... :O

    @ Mba Monda:
    hehe... biar nggak ngebosenin, Mba.
    Tengkyu...

    BalasHapus
  15. Saya telah membaca artikel diatas dengan cermat
    Akan langsung saya catat
    Terima kasih atas partisipasi sahabat
    Dari Surabaya saya kirim salam hangat

    BalasHapus
  16. wah, gak nyangka ya ternyata makanan yg katanya sehat itu tidak sehat .
    jadi, koreksi diri,apakah makanan yg selama ini dimakan dah bener2 sehat dan baik utk kesehatan kita .
    terimakasih ya Fatma krn telah berbagi hal yg bermanfaat :)

    Semoga sukses di acara ADUK ini
    salam

    BalasHapus
  17. Ya betul , kak Wi gak perlu berdiet karna sudah cukup diet malah.
    meskipun sudah pilih2 masih juga terdapat yang gak sehat...
    Belakangan ini hobby memasak menurtut jadinya suka pesan di PS , kalau ini macam mana nich kak Wi...hmmmm

    BalasHapus
  18. @ IbuDini:
    Kenapa aku di tes, Mul ?hihi..

    @ Pakdhe Cholik:
    Tengkyu Pakdhe...

    @ Bundadontworry:
    Wah udah aktif lagi ya, Bun?
    Gimana keadaanya? Sehat kan ya, Bunda?

    BalasHapus
  19. @ Ibu Dini:
    Sama dong, Mulll...

    BalasHapus
  20. Makanan dan minuman apapun walaupun telah dilabeli "diet" memang nggak berarti sehat dikonsumsi yah Mbak... :-)

    Semoga sukses di acaranya Pakde, Mbak.. :-)

    Aku turut mengamini semua doa Mbak Dewi diatas :-D

    BalasHapus
  21. @ Lyliana Thia:
    Betul. Mbak Dokter pasti lebih tau :@

    Aminn..
    amiin...

    BalasHapus
  22. " Nenek-nenek kekar mantan pegulat ........"
    Ndak ada yang salah dengan tuh nenek-nenek, yang salah kenapa saya jadi nda konsen baca artikel sampai selesai. Hehehehe....

    Soal pemanis buatan, alhamdulillah saya dan keluarga nda pernah memakainya, toh kita memang terlahir dalam kondisi yang sudah manis. Ups! Hehehe..

    Semoga sukses di kontes, Mbak. Amin.

    BalasHapus
  23. wah syarat agar sehat banyak banget ya???
    tapi drpd ngeluarin uang lbh banyak dr itu semua,..hehehe
    met kontes ya mbak!!!
    moga2 kali ni menang deh :)

    BalasHapus
  24. semanya betul. makanan2 diatas memang engga sehat tapi karena dicitrakan sehat oleh industri makanan dan pelaku yg berkepentingan di dalamnya (vested interest) maka tampak seolhya-olah sehat.

    BalasHapus
  25. hidup saya ga sehat, dan selalu makan yang ngggak sehat~

    BalasHapus
  26. tiap hari aku ngemil keyboard dan ngemut mouse, apa itu sehat?

    BalasHapus
  27. susah juga ya memilih makanan sehat

    BalasHapus
  28. mmm, multi talent rupanya simbok ini :rainbow
    sekarang jadi juragan makanan sehat :h

    BalasHapus
  29. @ Abi Sabila:
    Setuju, Bi. Kenapa pake pemanis kalo udah terlahir manis hik..hik..

    Eh, kenapa nggak konsen, Bi? Nenek Abi tersindir? :O

    Amiin...

    @ Kenia:
    Aminn..

    @ red:
    Betul sekali, Red.

    @ [L]ain:
    Kalo udah tau ya dirobah dong, Say..

    @ Jin Kinjeng:
    SEhat banget! :D

    @ Lidya:
    Enggak juga, Jeng. Makan sayur bayam lauk tempe sambel belacan yang ditutup dengan jeruk, limau, pisang juga udah sehat... :)

    @ aryadevi:
    Mumpung ada kesempatan nyari buku gratis, Mbah..hahaha.. namanya juga usaha...

    Nggak ikutan, Pak'e?

    BalasHapus
  30. yihaaaaaaaaaaaaa postingan yang makyuuuuussss...
    semoga mba dewi menang
    khan ntar aku kebagian hadiah
    hehehehe GR deh gw

    BalasHapus
  31. untung..kagak pernah..pake...semua yang disebutkan..diatas.... salam kenal..dari blogger nyubi... ijin pollow..

    BalasHapus
  32. @ Bang Atta:
    Ntar kalo menang n dapet hadiah buku, sampulnya aku kasih untuk Bang Atta ya..hahaha...

    @ Fajar:
    Sama, aku juga nggak pake.

    Silahkan, ntar ku polow bek ya... :)

    BalasHapus
  33. hmmm kayaknya gampang tp kira2 bisa dilakukan tdk ya/.??? moga2 bs mulai hdup sehat mulai sekarang

    BalasHapus
  34. waduh, jadi yogurt dan cereal pun belum tentu baik ya.....hmm.hmm..mesti ati2 nih milih makanan

    BalasHapus
  35. Selamat soreee..
    kunjung awal nie mba'..
    salam kenal ya..
    ku follow ya..
    Makasi..

    BalasHapus
  36. Wah banyak yg baru aku tau, haduh harus lebih hati-hati lagi nih kalo pilih-pilih makanan

    BalasHapus
  37. mau kurus kok makan yogurth :(

    susu dan yogurth itu buat bikin gemuk dan stamina fit, makanya disukai atlet

    BalasHapus
  38. Selamat ya mba dah menang dalam kontes ADUKnya PakDe.

    BalasHapus
  39. @ Baha Andes:
    Thank you, Mas :)

    BalasHapus

Yang cakep pasti komen, yang komen pasti cakep..

Tapi maaf ya, komentar nggak nyambung akan dihapus :)
Terima kasih...